Daftar Isi
Quick Answer
Biaya pembuatan Sertifikat Laik Operasi (SLO) listrik bervariasi tergantung daya terpasang, mulai dari ratusan ribu rupiah untuk daya rumah tinggal hingga jutaan untuk instalasi industri. SLO wajib dimiliki sesuai UU No. 30/2009 dan menjadi prasyarat utama sebelum mengajukan sambungan listrik ke PLN. Untuk memperoleh SLO, Anda harus memiliki Nomor Induk Data Instalasi (NIDI) yang dikeluarkan oleh instalatir listrik terdaftar.
Di era pembangunan properti yang cepat, banyak pemilik rumah, developer, dan pelaku usaha masih bingung mengenai biaya dan prosedur SLO untuk daya yang berbeda‑beda. Ketidakpastian ini dapat berujung pada penolakan sambungan listrik, denda, atau bahkan risiko kebakaran akibat instalasi yang tidak terstandarisasi. Memahami struktur biaya, persyaratan dokumen, serta tahapan administratif menjadi kunci agar proses sertifikasi berjalan lancar tanpa hambatan.
Variasi Biaya SLO Menurut Daya Terpasang
Untuk rumah tinggal dengan daya 900 W‑2 200 W, biaya SLO biasanya berada pada rentang Rp 300.000‑Rp 600.000. Pada kisaran ini, instalasi relatif sederhana, namun tetap harus melewati inspeksi Lembaga Inspeksi Teknik (LIT) dan memastikan kepatuhan pada SNI 04‑6189 serta PUIL 2011. Dokumen NIDI yang akurat menjadi prasyarat utama; tanpa NIDI, LIT tidak dapat memulai proses verifikasi.
Daya Usaha Kecil (3,5‑13 kVA)
Usaha kecil seperti kafe, toko, atau bengkel biasanya memerlukan daya antara 3,5 kVA hingga 13 kVA. Pada level ini, biaya SLO meningkat menjadi Rp 800.000‑Rp 1.500.000, dipengaruhi oleh kompleksitas panel distribusi dan kebutuhan grounding yang lebih ketat. Proses NIDI biasanya memakan waktu 3‑7 hari kerja, sementara SLO dapat selesai dalam 4‑10 hari kerja setelah LIT melakukan inspeksi lapangan. Semua data harus terintegrasi ke dalam NIDI Register dan sistem Gedong Dirjen Gatrik.
Daya Industri Besar (>13 kVA)
Instalasi industri dengan daya di atas 13 kVA melibatkan sistem proteksi lebih kompleks, termasuk relay, MCCB, dan sistem kontrol otomatis. Biaya SLO pada skala ini dapat mencapai Rp 2.000.000‑Rp 5.000.000 atau lebih, tergantung pada jumlah titik beban dan persyaratan Permen ESDM No. 52/2021. NIDI harus mencakup detail lengkap satu‑line diagram, spesifikasi kabel, serta sertifikasi material sesuai IEC 60364. Setelah NIDI selesai, LIT akan melakukan audit menyeluruh, memastikan semua aspek teknis memenuhi UU 30/2009 dan standar keselamatan.
Jika Anda ingin memastikan dokumen dan instalasi sudah siap sebelum diajukan ke LIT, Anda bisa konsultasi gratis terlebih dahulu dengan tim kami melalui WhatsApp: +6281373732326. Kami akan membantu menyiapkan panduan langkah demi langkah mengurus NIDI serta memastikan semua persyaratan teknis terpenuhi.
Risiko Jika Tanpa Sertifikat Laik Operasi
Tanpa SLO, pemilik properti berisiko mengalami penolakan sambungan listrik oleh petugas PLN, yang dapat menghambat operasional bisnis atau menunda penghuni baru. Selain itu, asuransi properti biasanya menolak klaim bila instalasi tidak memiliki SLO, sehingga kerugian akibat kebakaran atau kerusakan listrik menjadi beban penuh pemilik. Kasus nyata menunjukkan bahwa inspeksi lapangan sering menemukan grounding tidak memenuhi PUIL 2011, mengakibatkan penundaan SLO selama beberapa minggu hingga perbaikan selesai. Kami biasanya menyelesaikan permasalahan ini dengan melakukan supervisi tambahan dan mengajukan revisi NIDI secara cepat, sehingga proses sertifikasi kembali berjalan sesuai jadwal.
Pertanyaan Umum tentang biaya pembuatan SLO listrik
1. Berapa lama proses pengurusan SLO? Rata‑rata waktu mulai dari pengajuan NIDI hingga penerbitan SLO memakan 7‑14 hari kerja, tergantung tingkat kompleksitas daya dan kelengkapan dokumen.
2. Apakah instalasi lama dapat diajukan SLO? Ya, asalkan instalasi tersebut sudah memenuhi standar terbaru, termasuk SNI 04‑6189 dan PUIL 2011, serta telah diaudit oleh instalatir resmi untuk mendapatkan NIDI yang sah.
3. Siapa yang berhak mengajukan NIDI? Hanya instalatir listrik yang terdaftar pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang dapat menerbitkan NIDI. Jika pemasangan dilakukan oleh pihak tidak terdaftar, instalasi harus disupervisi oleh instalatir resmi sebelum NIDI dapat dikeluarkan.
4. Apakah SLO wajib untuk semua daya? SLO diwajibkan untuk semua instalasi listrik yang akan terhubung ke jaringan PLN, baik untuk daya rumah tinggal, usaha kecil, maupun industri besar.
5. Bagaimana cara mengecek nomor NIDI atau SLO? Pastikan nomor yang dimasukkan di PLN Mobile tepat tanpa spasi atau titik tambahan; biasanya copy‑paste langsung dari dokumen akan menghindari kesalahan pengetikan.
Dengan memahami struktur biaya, persyaratan teknis, dan risiko yang terkait, proses pengurusan Sertifikat Laik Operasi dapat menjadi lebih terkontrol dan tidak menimbulkan kejutan di tengah jalan. Kami siap membantu Anda menyiapkan semua dokumen, mengajukan NIDI, dan mengkoordinasikan inspeksi LIT sehingga SLO dapat diterbitkan tepat waktu. Jika Anda masih ragu harus mulai dari mana, cukup kirimkan detail instalasi melalui WhatsApp: +6281373732326, dan kami akan bantu susun langkah pengurusan SLO/NIDI yang paling efisien untuk kondisi Anda.